Pernyataan ini muncul setelah viralnya video siaran langsung Adimas Firdaus di media sosial. Dalam video tersebut, ia terlihat melontarkan kata-kata kasar dan penghinaan terhadap suku Sunda. Aksi ini terus dilakukannya meski telah diingatkan oleh temannya, bahkan disertai tantangan dan tawa.
Belakangan, Adimas mengaku bahwa aksi tersebut dilakukan saat siaran langsung dari Surabaya. Ia menyebut ujaran kebencian, termasuk yang ditujukan kepada suporter Persib, sengaja dilontarkan untuk memancing kontroversi dan menarik perhatian publik.
Atas perbuatannya, Adimas Firdaus telah dilaporkan ke Polda Jawa Barat oleh Viking Persib Club. Laporan tersebut dilayangkan melalui kuasa hukum Viking, Ferdy Rizki, ke Direktorat Reserse Siber Polda Jabar.
Ferdy Rizki menyatakan, "Kami sudah membuat laporan polisi terkait dengan adanya ujaran kebencian yang viral di media sosial. Saya juga diberi penugasan oleh Ketua Viking Tobias Ginanjar untuk membuat laporan polisi terkait dengan adanya ujaran kebencian tersebut."
Artikel Terkait
Fakta Tanggal Kelulusan Jokowi di UGM: Analisis 2 Pernyataan Kontroversial Rektor
Reshuffle Kabinet Prabowo: Pratikno Diganti, Sinyal Lepas dari Geng Solo dan Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Analisis Isu Penggantian Menlu Sugiono & Menko PMK
Reshuffle Kabinet Prabowo 2025: Nama Kandidat Baru & Isu Rotasi Menteri Terkini