Usman Hamid menyoroti kondisi akhir kekuasaan Soeharto. Ia menegaskan bahwa Soeharto meninggal dunia dalam status yang belum selesai secara hukum.
"Soeharto wafat saat proses pengadilan untuk kasus korupsinya masih berjalan. Bahkan, di kawasan Asia Tenggara, ia sempat dianggap sebagai salah satu pemimpin dengan rekam jejak terburuk," tegas Usman.
Pahlawan Sejati Adalah yang Berani Berkorban
Usman menambahkan bahwa pahlawan sejati adalah figur yang memiliki keberanian dan rela berkorban untuk kepentingan orang banyak. Ia mempertanyakan kesetaraan posisi Soeharto dengan pahlawan lain yang jasanya diakui.
"Bagaimana mungkin kita menyandingkan nama Soeharto dengan Gus Dur atau pahlawan buruh seperti Marsinah? Nilai perjuangan dan pengorbanan mereka sangat berbeda," pungkasnya.
Dengan pernyataan ini, Muhammadiyah menyampaikan sikap tegasnya menolak pemberian gelar pahlawan nasional kepada mendiang Soeharto.
Artikel Terkait
Juda Agung Dilantik Jadi Wamenkeu: Profil, Kekayaan, dan Dinamika Tukar Guling dengan BI
Sidang Ijazah Jokowi di PN Solo: Saksi KKN Dinilai Tak Sinkron dan Tak Paham Desa
KPK Telusuri Sumber Dana Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil ke Luar Negeri
Retno Marsudi Dipanggil Prabowo, Warganet Rindu Menlu Berintegritas: Ini Tujuan Pertemuannya