Rocky menyebut keterlibatan Jokowi dalam dunia politik adalah sesuatu yang alami. Terlebih seluruh anak-anaknya kini telah terjun ke panggung politik. Ia menilai politik sudah menjadi bagian dari DNA Jokowi.
“Pensiun tentu tidak mungkin karena dia masih harus terlibat mempersiapkan anak-anaknya, dia masih harus beraktivitas secara intensif untuk menggalang potensi dia kembali berpengaruh, atau paling tidak ada di dalam lingkaran politik elite," jelasnya.
Terkait pilihan partai, Rocky menyebut masuk akal jika Jokowi memilih PSI dibanding partai lain seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP), karena alasan efisiensi dan keterlibatan keluarga.
“Jadi sangat mudah sebetulnya Jokowi memilih PSI ketimbang harus keluar uang (untuk) masuk PPP. Kan PPP tiketnya mahal juga, lebih baik memperbesar peternakan politiknya yang sudah jadi," pungkasnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Tantangan APH Periksa Jokowi: Kasus Korupsi Minyak Pertamina & Kuota Haji 2024
Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Dugaan Korupsi Sawit Rp 450 Triliun Terungkap
Said Didu Ungkap Prabowo Sepakat Rebut Kedaulatan dari Oligarki, Geng Solo Ditarget
Strategi Dinasti Politik Jokowi: Dukungan ke PSI & Peta Gibran di Pilpres 2029