Salah satu pihak yang menanggapi soal putusan MA dinilai muluskan langkah Kaesang adalah Mahfud MD.
Sebelumnya putusan MA itu menganulir batasan usia minimal 30 tahun kepala daerah dan dinilai putusan ini menjadi karpet merah Kaesang.
Mahfud MD merespon bahwa dirinya sudah mual dengan cara hukum saat ini, seperti putusan MA yang dinilai bakal muluskan langkah Kaesang ke Pilgub.
Mahfud MD mengatakan bahwa dirinya dengan hal yang seperti itu agak malas berkomentar, karena ini merupakan satu cara kebusukan hukum di negara ini.
"Saya sebenarnya sudah agak malas berkomentar ini. Satu kebusukan cara kita berhukum lagi untuk dikomentari membuat sudah mual," ujar Mahfud dalam keterangannya pada Rabu 5 Juni 2024.
Mahfud yang saking sudah jengah, meminta untuk diteruskan saja apa yang mau dilakukan mumpung masih punya posisi.
"Kalau yang begini-begini diteruskan, ya sudah diteruskan. Apa yang mau dilakukan ya lakukan saja, mumpung Anda masih punya posisi untuk melakukan itu," sambungnya.
Namun tak menjelaskan detail siapa yang dimaksud dari Anda masih punya posisi.
Kendati demikian, Mahfud mengingatkan bahwa dalam merusak hukum pasti ada konsekuensi yang didapat.
Artikel Terkait
Said Didu Ungkap Prabowo Sepakat Rebut Kedaulatan dari Oligarki, Geng Solo Ditarget
Strategi Dinasti Politik Jokowi: Dukungan ke PSI & Peta Gibran di Pilpres 2029
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim?
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno Duadji: Pertemuan Oposisi atau Dialog Biasa?