GELORA.ME - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo mengklaim masyarakat tidak meminta pemimpin sempurna terkait cawapres nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka yang salah menyebut asam sulfat untuk ibu hamil.
Menurut Sigit, kesalahan merupakan hal yang manusiawi, namun Gibran telah meminta maaf karena salah menyebut asam folat menjadi asam sulfat untuk ibu hamil, dan ini merupakan kualitas pemimpin yang dibutuhkan Indonesia.
"Kita tidak minta pemimpin sempurna yang tidak pernah salah. Salah itu manusiawi, yang lebih penting berani mengaku salah dan memperbaikinya. Ini kualitas pemimpin yang dibutuhkan bangsa ini, ketimbang merasa sempurna dan lebih hebat dari orang lain," ucapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Kamis (7/12).
Sebelumnya, cawapres nomor urut dua dari Koalisi Indonesia Maju Gibran Rakabuming Raka meminta maaf karena salah menyebut ibu hamil membutuhkan asam sulfat untuk mencegah gangguan pertumbuhan pada anak atau stunting.
Gibran mengatakan baru mengetahui jika pernyataannya keliru, ia pun mengkoreksinya, seharusnya yang disebutkannya adalah asam folat, dan bukan asam sulfat untuk ibu hamil.
"Mohon maaf, mohon dikoreksi ya. Asam folat, Sorry, sorry ya, maaf. Mohon dikoreksi," kata Gibran saat ditemui usai bermain badminton dengan Taufik Hidayat di GBK Arena, Jakarta, Senin (4/12) dikutip dari CNN Indonesia.
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu berterima kasih karena pernyataannya dikoreksi, dan ia tidak khawatir kesalahannya mengurangi kepercayaan masyarakat terhadapnya.
Artikel Terkait
Desak Prabowo Copot Dahnil Anzar, Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Cangkem ke Anwar Abbas
PBNU Kritik Keras Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab dan Tak Etis
Anies Baswedan Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Respons Santainya Viral
Prabowo Ultimatum Koruptor: Saya Hanya Takut Sama Tuhan dan Rakyat