Dikatakan Adhie, dalam membangun bangsa, rezim yang sedang memimpin seharusnya bisa menggandeng intelektual dari kampus-kampus ternama.
Masih kata Adhie, sebaliknya, jika rezim tak ingin bangsanya maju, maka akan ada kebijakan yang membatasi ruang gerak intelektual kampus.
"Pemerintahan cerdas akan kerjasama dengan intelektual patriot bikin universitas top," katanya.
"Rezim bodoh kerjasama dengan intelektual idiot bikin kampus jadi kempes. Nah!" tandasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Pertemuan Prabowo dengan Abraham Samad & Susno Duadji: Ini Penjelasan Istana
Tantangan APH Periksa Jokowi: Kasus Korupsi Minyak Pertamina & Kuota Haji 2024
Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Dugaan Korupsi Sawit Rp 450 Triliun Terungkap
Said Didu Ungkap Prabowo Sepakat Rebut Kedaulatan dari Oligarki, Geng Solo Ditarget