Namun, begitu mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden, NasDem harus menanggung kader setianya mundur.
“Begitu mengusung Abas, maka resikonya adl MUNDURNYA para Kader yg SETIA pada PRINSIP Nasionalis Demokrat,” ujar Jhon.
Loyalis Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengingatkan bahwa prinsip nasionalis demokrat itu berarti anti terhadap semua bentuk radikalisme dan intoleransi.
Ia menyebut NasDem pada awalnya memperjuangkan nilai-nilai pluralism agar dijunjung tinggi sesuai dengan asas restorasi.
“NASDEM awalnya memperjuangkan nilai2 Pluralisme agar dijunjujung tinggi sesuai dengan asas RESTORASI. Jika ribuan Kader MUNDUR, maka KAPAL ini hampir KARAM karena NAFSUNYA sendiri,” ujar Jhon.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Tifatul Sembiring Bela Pandji Pragiwaksono: Jangan Cari-cari Delik Hukum, Generasi Muda Punya Cara Kritik Sendiri
SP3 Eggi Sudjana & Damai Lubis: Dokter Tifa Kritik Keras Abuse of Power Pasca Sowan ke Jokowi
Ferdinand Hutahaean Tantang KPK Panggil Jokowi: Analisis Kasus Korupsi Kuota Haji
Kasus Ijazah Palsu Jokowi: Laboratorium Hukum Nasional Menurut Susno Duadji