Berdasarkan informasi dari lapangan, insiden berawal ketika korban, seorang pekerja lokal, mencoba mempertanyakan hal terkait gajinya kepada seorang pengawas TKA asal China. Alih-alih mendapat penjelasan, korban justru menerima pernyataan yang dianggap merendahkan, sehingga memicu emosi dan berujung pada adu fisik.
Keributan awal sempat berhasil diredam setelah dilerai oleh rekan kerja di sekitar lokasi kejadian. Namun, seorang karyawan lokal mengalami luka serius di bagian pundak dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Eskalasi dan Penanganan Polisi
Situasi justru kembali memanas ketika korban dipanggil ke sebuah ruangan yang dikira untuk mediasi. Di tempat itu, korban diduga kembali mengalami tindakan kekerasan, yang memicu kericuhan lebih besar di lingkungan proyek IPIP Kolaka.
Polisi kemudian bergerak cepat untuk meredakan situasi dan melakukan pengamanan. Hingga berita ini ditulis, dua orang TKA asal China telah ditangkap dan diamankan di Mapolres Kolaka untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Kapolres Yuda juga memastikan bahwa situasi keamanan di kawasan proyek IPIP saat ini telah kembali kondusif. "Situasi sekarang kondusif. Saya juga telah memberikan arahan. Intinya, pelaku lain, jika ada, tetap dikejar," pungkasnya.
Artikel Terkait
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi TKA China Aniaya Pekerja Lokal & Respons Polisi
Longsor Cisarua Bandung: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas
Meteor Jatuh di Danau Maninjau 2026? Ini Klarifikasi Resmi Polisi