Trump Balas Kritik dengan Jari Tengah, Janji Buka Arsip Epstein Masih Diragukan
Michigan – Kunjungan Donald Trump ke pabrik Ford pada 13 Januari 2026 berubah menjadi kontroversi nasional. Saat diteriaki pekerja TJ Sabula yang menyebutnya "pelindung pedofil", Presiden AS itu membalas dengan mengacungkan jari tengah dan membentuk mulut mengucapkan "FUCK YOU". Video insiden berdurasi 15 detik itu viral di media sosial dan situs berita.
Respons Gedung Putih dan Tuduhan Standar Ganda
Direktur Komunikasi Gedung Putih, Steven Zhang, membela Trump dengan menyebut respons presiden "tepat dan jelas". Sementara itu, pengunjuk rasa TJ Sabula dicap sebagai "orang gila". Pernyataan ini memicu kritik atas standar ganda: perilaku vulgar pemimpin dibenarkan, sementara suara kritik rakyat dicemooh.
Titik Nyalanya: Janji Kampanye Soal Arsip Epstein
Insiden ini terjadi bertepatan dengan desakan publik kepada Kementerian Kehakiman AS untuk membuka dokumen lengkap kasus Jeffrey Epstein. Selama kampanye 2024, Trump berjanji akan transparan merilis arsip Epstein jika terpilih. Namun, realitanya berbeda.
Dokumen yang telah dirilis kurang dari 1% dari total 5,2 juta halaman. Kementerian Kehakiman beralasan "melindungi privasi korban", namun banyak pihak, termasuk pimpinan Partai Demokrat, menuding adanya "pengungkapan selektif". Senator Chuck Schumer bahkan menuduh pejabat kementerian "berbohong kepada rakyat Amerika".
Artikel Terkait
Arab Saudi Peringatkan AS: Serangan ke Iran Picu Krisis Minyak & Hancurkan Ekonomi Global
Wajib Pajak Didenda Rp26,5 Juta Protes Aturan Standar Ganda Kantor Pajak
Ancaman Serangan AS ke Iran dalam 24 Jam: Analisis Lengkap Krisis & Dampaknya
Demo Buruh 15 Januari 2026: Tuntut UMP DKI Rp5,89 Juta & UU Ketenagakerjaan Baru