10 Tahun Kepemimpinan Jokowi: Harapan Wong Cilik yang Tak Terpenuhi?
Harapan tinggi wong cilik terhadap kehadiran Joko Widodo atau Jokowi pada tahun 2014 ternyata jauh dari kenyataan. Demikian disampaikan oleh pengamat politik dan pemerhati bangsa, Tony Rosyid.
Tony Rosyid menjelaskan bahwa pada tahun 2014, Jokowi muncul dari kalangan bawah dan dianggap sebagai representasi orang pinggiran. Kesan sebagai wong ndeso sangat kuat dan menumbuhkan harapan bahwa ia akan mampu memperbaiki nasib wong cilik yang merupakan mayoritas penduduk Indonesia.
Namun, harapan tersebut hanya menjadi harapan. Menurut Tony, Jokowi justru mengecewakan wong cilik. Sepuluh tahun kepemimpinannya diwarnai dengan berbagai konflik, hingga akhirnya masa kekuasaannya berakhir.
Tony juga menyoroti sikap Presiden Prabowo Subianto yang disebut tidak ingin bertanggung jawab atas kesalahan masa lalu Jokowi, meskipun sebagian rakyat menuntut pertanggungjawaban tersebut.
Menurutnya, Prabowo memilih untuk fokus bekerja dan menyelamatkan kekuasaannya dengan menata Indonesia sebagai hasil karyanya sendiri, lepas dari bayang-bayang Jokowi. Tony menambahkan bahwa hal ini masih kurang dipahami oleh publik.
Artikel Terkait
Gaji Pegawai Pajak 2024: Tunjangan Kinerja (Tukin) Capai Rp100 Juta+ Per Bulan
Keracunan Massal MBG Soto Ayam di Mojokerto: 261 Siswa Terdampak, 121 Dirawat
Denada Buka Suara Soal Gugatan Anak Kandung & Tuntutan Rp 7 Miliar: Fakta Terbaru
Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran: Analisis Protes Berdarah & Ancaman Balasan