Polri Didorong Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Budi Arie dalam Kasus Judi Online
Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, dinilai tidak memiliki kekuatan politik yang signifikan pasca mundur dari jabatan Menteri Komunikasi dan Informatika. Pengamat politik mendesak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk berani mengusut dugaan keterlibatan Budi Arie dalam kasus judi online (judol) yang marak terjadi selama masa jabatannya.
Analisis Kekuatan Politik Budi Arie Setiadi
Wildan Hakim, Pengamat Politik dari Motion Cipta (MC) Matrix, memberikan analisis mendalam. Menurutnya, penolakan Budi Arie untuk bergabung dengan Partai Gerindra maupun Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merupakan indikator kuat bahwa mantan menteri tersebut kehilangan afiliasi politik yang berpengaruh.
Wildan Hakim menegaskan bahwa ketiadaan afiliasi partai ini justru seharusnya mempermudah proses hukum. "Dengan statusnya sebagai manusia bebas tanpa berafiliasi ke partai politik manapun, penegak hukum sebenarnya bisa segera meminta keterangan kepada Budi Arie seputar dugaan keterlibatannya dalam judi online," ujar Wildan.
Artikel Terkait
Atalia Praratya Buka Suara Soal Isu Lisa Mariana & Aura Kasih di Balik Cerai Ridwan Kamil
Partai Demokrat Bantah Roy Suryo Kader dan SBY Dalang Kasus Ijazah Jokowi
Partai Demokrat Somasi Akun Medsos Tuding SBY Dalang Kasus Ijazah Jokowi: Respons & Klarifikasi
ICW Beberkan Afiliasi Politik di Balik Program Makan Bergizi Gratis: Gerindra Paling Dominan