Deni menyebutkan bahwa berbagai akun media sosial telah menyebarkan foto-fotonya tanpa izin. Penyebaran foto tersebut disertai dengan narasi yang tidak benar dan melukai perasaannya.
"Semua akun media sosial mem-posting foto-foto saya, beserta narasi yang tidak benar, penuh fitnah, dan sangat melukai perasaan saya," tuturnya dengan nada sedih.
Bantahan Terhadap Tuduhan Keji
Ia menegaskan bahwa banyak tuduhan keji yang dialamatkan kepadanya, mulai dari penistaan agama hingga dilabeli sebagai bagian dari kaum Sodom.
"Banyak narasi yang disebarkan tidak sesuai dengan kenyataan, bahkan menuduh saya sebagai penista agama, kaum Sodom, 'Sister Hong dari Lombok', serta menuduh saya melakukan hal-hal yang tidak saya lakukan," ungkap Deni tegas.
Klarifikasi dari Deni Apriadi Rahman ini diharapkan dapat memberikan sudut pandang yang lebih jelas dan menghentikan penyebaran informasi yang tidak benar mengenai dirinya.
Artikel Terkait
SBY dan Megawati Siap Jalur Hukum Atas Isu Ijazah Jokowi, Ini Kata Demokrat & PDIP
Penerimaan Pajak 2025 Meleset, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Sulit Tidur
Mulai 2026, Hukuman Kerja Sosial Gantikan Penjara untuk Kejahatan Ringan di Indonesia
Kontroversi Trump Center: Protes Seniman & Analisis Hukum Penggantian Nama Kennedy Center