Jamiluddin menambahkan bahwa kondisi ini menjadi tanda bahwa figur dengan kecenderungan pragmatis seperti Budi Arie tidak lagi mudah untuk masuk ke partai politik mana pun. Situasi politik yang terbuka membuat partai-partai lebih berhati-hati dalam menerima sosok yang dianggap hanya membutuhkan posisi.
"Hal itu mengindikasikan orang pragmatis seperti Budi Arie tidak lagi leluasa dan mudah untuk seenaknya masuk ke partai politik," pungkas Jamiluddin.
Foto: Dokumentasi Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi.
Artikel Terkait
Atalia Praratya Buka Suara Soal Isu Lisa Mariana & Aura Kasih di Balik Cerai Ridwan Kamil
Partai Demokrat Bantah Roy Suryo Kader dan SBY Dalang Kasus Ijazah Jokowi
Partai Demokrat Somasi Akun Medsos Tuding SBY Dalang Kasus Ijazah Jokowi: Respons & Klarifikasi
ICW Beberkan Afiliasi Politik di Balik Program Makan Bergizi Gratis: Gerindra Paling Dominan