Kendala dalam Proses Perdamaian
Proses perdamaian ini menghadapi beberapa tantangan signifikan. Israel memiliki hak veto terhadap negara-negara yang akan mengirimkan pasukan penjaga perdamaian. Di sisi lain, Hamas telah menolak ide pelucutan senjata dengan alasan mereka tidak akan meletakkan senjata sebelum terbentuk Tentara Nasional Palestina.
Eskalasi Ketegangan Terkini di Gaza
Pernyataan Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Jalur Gaza. Israel melancarkan serangan udara dan artileri yang menewaskan sedikitnya 104 warga Palestina. Serangan ini dilakukan setelah Israel menuduh Hamas berada di balik serangan terhadap pasukan mereka di Rafah.
Bantahan dan Tuduhan Hamas
Hamas membantah keras tuduhan Israel dan menyebut tindakan Israel sebagai "penembakan jahat dan pelanggaran terang-terangan terhadap gencatan senjata." Kelompok tersebut menyatakan tetap berkomitmen pada kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani di Sharm El Sheikh, Mesir.
Anggota Biro Politik Hamas, Suhail Al Hindi, menuding Tel Aviv sengaja menciptakan insiden untuk mencari alasan kembali menyerang Gaza. "Israel terus menebar tuduhan palsu demi kepentingan politik dalam negeri dan untuk mengalihkan perhatian publik dari tekanan internasional," ujarnya.
Artikel Terkait
Militer AS Siap Serang Iran: Pentagon Laporkan Kesiapan Penuh ke Trump, Iran Balas dengan 1.000 Drone Baru
Bappenas: Program Makan Bergizi (MBG) Lebih Mendesak daripada Lapangan Kerja, Ini Alasannya
Pro Kontra Kasus Es Gabus Spons: Analisis Pandangan Firdaus Oiwobo vs Susno Duadji
Babinsa Serda Heri Dihukum 21 Hari Usai Tuduh Pedagang Es Kue Pakai Spons