Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyatakan, pemerintah bersiap melaksanakan tahap pertama dari rencana Trump yakni membebaskan semua sandera.
Hamas pada Jumat malam waktu setempat menyampaikan respons resmi atas 20 poin rencana perdamaian Trump. Kelompok perlawanan yang berkuasa di Gaza itu bersedia membebaskan semua sandera Israel, baik yang hidup dan tewas serta menyerahkan kendali pemerintahan Gaza kepada badan teknokratis Palestina yang independen.
"Isu-isu lain yang diangkat dalam proposal Presiden Trump mengenai masa depan Jalur Gaza dan hak-hak sah rakyat Palestina terkait sikap persatuan bangsa berdasarkan hukum dan resolusi internasional yang terkait," bunyi pernyataan Hamas di Telegram.
Seorang sumber pejabat Palestina mengatakan kepada Anadolu, Hamas telah menyampaikan tanggapannya atas proposal Trump tersebut kepada para mediator serta meminta klarifikasi atas beberapa poin
Sumber: inews
Artikel Terkait
Keracunan Massal MBG Soto Ayam di Mojokerto: 261 Siswa Terdampak, 121 Dirawat
Denada Buka Suara Soal Gugatan Anak Kandung & Tuntutan Rp 7 Miliar: Fakta Terbaru
Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran: Analisis Protes Berdarah & Ancaman Balasan
Rusia Klaim Tembak Jatuh Jet F-16 Ukraina Pakai Rudal S-300: Fakta dan Analisis