Situasi Mako Brimob Memanas, Massa Mulai Menjarah Ruko di Kawasan Kwitang

- Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:20 WIB
Situasi Mako Brimob Memanas, Massa Mulai Menjarah Ruko di Kawasan Kwitang


GELORA.ME -
Kericuhan imbas aksi unjuk rasa di sekitar Markas Brimob Kwitang, Jakarta Pusat terus memanas hingga berujung pada aksi penjarahan di sejumlah ruko di kawasan tersebut.

Tampak massa menggondol barang-barang perkantoran di lokasi yang jaraknya sekitar 200 meter dari Mako Brimob Kwitang. Mulai dari barang elektronik seperti dispenser, monitor, lalu ada sepeda yang tampak masih baru, meja kayu jati, hingga kursi ruang tunggu.

Selain itu, sejumlah besi termasuk pagar dari rumah orang juga tampak digotong massa.

Tak berhenti di situ, situasi makin tak terkendali ketika sebuah mobil diduga Toyota Rush ikut menjadi sasaran. Terlihat kerumunan massa mendorong mobil tersebut, bahkan ada yang menungganginya lalu membawanya ke arah Senen menuju Matraman.

Salah seorang peserta aksi berjaket hijau khas ojek online bahkan sempat menaiki atap mobil sembari berselebrasi di hadapan massa.

Meski begitu, belum ada konfirmasi resmi terkait kepemilikan maupun kondisi mobil tersebut. Hingga berita ini diturunkan, aparat masih berjibaku mengendalikan situasi di sekitar Mako Brimob yang dipenuhi lautan massa.

Sebelumnya ribuan massa yang masih tidak terima lantaran salah satu pengemudi ojek online yang tewas terlindas rantis Brimob terus berdatangan.

Tak hanya ojol, kelompok pelajar maupun mahasiswa juga masih berdatangan hingga pukul 15.45 WIB petang.

Setelah sempat dipukul mundur oleh petugas lantaran menduduki area gerbang Mako Brimob, Kwitang, massa tidak surut. Mereka terus berusaha kembali mendekat, sembari melempar sejumlah benda, mulai dari batu, petasan, besi, hingga botol berisi cairan yang memercikkan api layaknya molotov.

Tak hanya itu, atribut kepolisian yang menempel di gerbang Mako Brimob juga dicopot paksa oleh massa. Bahkan, patung yang berdiri tepat di depan pintu masuk markas ikut menjadi sasaran.

Situasi semakin tegang ketika aparat Brimob yang terdesak akhirnya melepaskan tembakan gas air mata ke arah kerumunan. Rentetan tembakan membuat suasana berubah menjadi kepanikan.

Massa pun kocar-kacir, berlarian ke berbagai arah untuk menghindari efek sesak dan perih akibat gas air mata.

Massa sempat mundur sejenak, berlari ke arah Tugu Tani hingga ke arah Simpang Senen. Situasi sempat mereda sebentar, namun kembali memanas dan berulang kali terdengar suara letusan di area tak jauh dari gerbang Mako Brimob.

Saling balas petasan dan gas air mata dari piha Brimob tak terhindarkan. Hingga saat berita ini tayang, situasi di lokasi masih terbilang tidak kondusif.

Sejumlah massa terutama dari kalangan ojol tampak pingsan imbas serangan air mata yang lempar petuga. Tak pelak, ambulan hingga rekan sesama ojek online pun berusaha mengevakuasi mereka. 

Sumber: inilah

Komentar