Desain ini merupakan karya dari I Nyoman Manuarta dan telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo.
Istana Garuda ini merupakan bagian dari Istana Kepresidenan nusantara yang dibangun di atas lahan seluas 55,7 hektar dengan luas tapak 334.200 m².
I Nyoman Manuarta menjelaskan bahwa pemilihan burung garuda sebagai desain Istana Negara terinspirasi dari burung garuda.
Bukan hanya sebagai landmark, melainkan juga sebagai perwujudan sinergi antara seni, sains, dan teknologi.
Desain Istana Garuda akan ditransformasikan menjadi pola arsitektur yang mempertimbangkan aspek estetik, nilai guna, dan manfaat bagi kemajuan dunia pariwisata.
Baca Juga: Terus Dikebut! Proyek Jalan Tol Akses IKN Capai Progres Signifikan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik
Desain ini diharapkan akan menjadi daya tarik bagi banyak orang yang ingin mengunjungi lokasi kantor presiden dan menyaksikan keindahan bangunan tersebut setelah selesai dibangun.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianhaluan.com
Artikel Terkait
KPK Bisa Gelar 30 OTT per Tahun dengan Alat Canggih, Kata Eks Penyidik
Refly Harun Kritik Penetapan Tersangka Roy Suryo: Ancaman bagi Kebebasan Berpendapat?
Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser: Kronologi, Pasal, & Jadwal Pemeriksaan
Iran Ancam Balas Serangan AS ke Israel: Analisis Risiko Perang Timur Tengah