Menurut Kapolres Bangkalan, benda mirip mortir berjumlah 3 buah itu dibeli dari seorang warga yang menemukannya di tengah laut Selat Madura.
Saat proses pemotongan menggunakan mesin potong besi, benda tersebut mengeluarkan asap sehingga pekerja melarikan diri.
Tak lama kemudian terjadilah ledakan di lokasi tersebut.
Setelah dilakukan penyelidikan, petugas menemukan serpihan besi yang diduga bagian dari benda meledak itu di tiga lokasi.
Pertama di depan rumah warga tak jauh dari lokasi ledakan, di Dermaga Kamal, dan di samping gudang rongsokan.
Petugas kemudian mengamankan 3 bukti berupa benda-benda menyerupai mortir atau selongsong peluru.
Lokasi kejadian langsung diamankan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut guna mengetahui jenis pastinya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: nolmeter.com
Artikel Terkait
Polisi dan TNI Minta Maaf, Hasil Lab Buktikan Es Gabus Aman dari Spons
Bahaya Gas Tertawa Whip Pink: BNN Peringatkan Risiko Kematian Pasca Kasus Lula Lahfah
Bahaya Nge-Whip: Henti Jantung Mendadak hingga Risiko Fatal Nitrous Oxide
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Roket Rusia & China di Venezuela