Menurutnya, usulan Kemenag soal harga tiket terlalu tinggi. “Kemenag usulkan; Rp36 jutaan. Padahal harga normal ticket Jakarta-Jeddah pp hanya Rp18 jutaan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kiai Cholil Nafis melalui akun X pribadinya, @cholilnafis ia mengatakan angka Rp105 juta memang mahal.
“Kenaikan ongkos haji di atas 100 ujat itu termasuk mahal. Kalaupun pemerintah tak mau mensubsidinya tapi ongkosnya ditekan lebih murah lagi,” ujarnya.
Ia lantas menyarankan beberapa cara. Termasuk pengurangan hari pelaksanaan haji bagi Jemaah. “Caranya ialah mengurungi (mengurangi) hari pelaksanaan haji, upamanya hanya 20 hari saja, petugas haji dikurangi jumlahnya, atau makannya lebih murah,” kata Cholil.
Sumber: herald
Artikel Terkait
SBY dan Megawati Siap Jalur Hukum Atas Isu Ijazah Jokowi, Ini Kata Demokrat & PDIP
Penerimaan Pajak 2025 Meleset, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Sulit Tidur
Mulai 2026, Hukuman Kerja Sosial Gantikan Penjara untuk Kejahatan Ringan di Indonesia
Kontroversi Trump Center: Protes Seniman & Analisis Hukum Penggantian Nama Kennedy Center