Konflik ini bermula saat Hamas meluncurkan Operasi Banjir Al Aqsa pada 7 Oktober, sebuah serangan tiba-tiba yang melibatkan serangan roket dan penyusupan pasukan Hamas ke wilayah Israel melalui darat, laut, dan udara.
Hamas mengklaim bahwa operasi ini merupakan respons atas serangan terhadap Masjid Al Aqsa dan tindakan kekerasan oleh pemukim Israel yang terus meningkat.
Sebagai reaksi, Israel melancarkan Operasi Pedang Besi yang bertujuan menargetkan posisi-posisi Hamas di Jalur Gaza.
Dalam serangkaian serangan Israel, jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza telah meningkat menjadi 2.750 orang, termasuk 750 anak. Di sisi Israel, sudah tercatat 1.300 orang yang tewas sebagai akibat dari konflik ini.
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut