Secara resmi, pemerintah China meminta warganya untuk merespons dengan tenang usai grup militan Hamas melancarkan serangan mendadak ke Israel. Serangan itu direspons Israel dengan serangan udara di jalur Gaza.
Namun, arahan tersebut tak sesuai dengan kenyataan di Weibo yang memiliki 600 juta pengguna. Banyak komentar bernada anti-Israel dan kemarahan atas penyerangan di jalur Gaza.
"Secara emosional: bersimpati pada rakyat Palestina. Posisi: memahami Israel. Politik: tak suka dengan Amerika Serikat. Fundamental: ingin semuanya damai. Kesimpulan: menentang perang artinya menentang Amerika Serikat," kata seorang warganet di Weibo.
Laporan Insider menyebut ada tiga hashtag paling populer di Weibo terkait konflik Israel-Hamas sudah menghimpun lebih dari 1 miliar view.
Salah satu postingan terpopuler mengemukakan dukungan ke Palestina.
"Orang normal akan mendukung Palestina. Sudah jelas bahwa Palestina berjuang untuk bertahan," kata postingan tersebut.
"Israel bisa memenangkan perang dengan bantuan Amerika Serikat. Namun, mereka tak akan mendapat dukungan dari orang-orang yang berpihak pada kebenaran," kata postingan populer lainnya.
Sumber: cnbc
Artikel Terkait
Keracunan Massal MBG Soto Ayam di Mojokerto: 261 Siswa Terdampak, 121 Dirawat
Denada Buka Suara Soal Gugatan Anak Kandung & Tuntutan Rp 7 Miliar: Fakta Terbaru
Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran: Analisis Protes Berdarah & Ancaman Balasan
Rusia Klaim Tembak Jatuh Jet F-16 Ukraina Pakai Rudal S-300: Fakta dan Analisis