Melansir Batamnews--jaringan suara.com, seorang pendemo yakni Desi mempertanyakan mengapa Kepala BP Batam mengusik warga Rempang.
"Kami tidak pernah mengusik Pak Rudy, jadi mengapa Pak Rudy mengusik kami? Tanah ini adalah milik kami, tanah Melayu yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah kami," ucapnya berapi-api.
Hingga saat ini BP Batam masih bungkam terkait tuntutan massa pendemo.
Untuk diketahui, pemerintah akan melakukan relokasi di sekitar rempang karena kawasan tersebut akan menjadi lokasi pembangunan pabrik kaca terintegrasi.
Saat datang ke Batam beberapa waktu lalu, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyebut bahwa warga Rempang tetap akan direlokasi untuk mewujudkan investasi tersebut.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Bahaya Gas Tertawa Whip Pink: BNN Peringatkan Risiko Kematian Pasca Kasus Lula Lahfah
Bahaya Nge-Whip: Henti Jantung Mendadak hingga Risiko Fatal Nitrous Oxide
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Roket Rusia & China di Venezuela
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran dalam 1-2 Hari: AS Kerahkan Pesawat Tempur, UEA Tolak