Lalu bagaimana cari Misbakhun menghitung utang pemerintah saat ini? Ketika utang pemerintah dikaitkan dengan utang dalam bentuk lain yang diistilahkan contingency debt yang dilakukan BUMN atas nama dan dijamin negara, maka berisiko menjadi tanggungan APBN.
Terkait utang BUMN saat ini, lanjut Anwar, menurut perhitungan Misbakhun mencapai Rp8.350 triliun. Ditambah kewajiban membayar pensiun para ASN dan TNI-POLRI yang belum dicatatkan ke APBN yang total estimasinya sekitar Rp4.500 triliun. “Totalnya menjadi Rp20.750 triliun. Itu menurut perhitungan Misbakhun,” imbuhnya.
Dia menyarankan, seluruh pejabat negara, seharusnya tidak boleh menganggap enteng masalah utang pemerintah saat ini. “Selain kita harus berupaya membayar dan mengurangi utang, serta resikonya, tentu kita juga harus berupaya untuk meningkatkan PDB. Caranya dengan meningkatkan konsumsi, investasi, belanja pemerintah, surplus neraca perdagangan. Karena, keempat komponen itu, berkontribusi besar terhadap PDB,” terangnya.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Roket Rusia & China di Venezuela
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran dalam 1-2 Hari: AS Kerahkan Pesawat Tempur, UEA Tolak
Kemajuan ICBM dan Produksi Nuklir Korea Utara: Ancaman Global yang Makin Nyata
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya sebagai Saksi Kasus Ijazah Jokowi: Fakta dan Kronologi