Para demonstran berbusana putih dan hitam dengan membawa atribut bendera Palestina, spanduk bertuliskan “Stop Genocide”, “kami tidak mengakui Israel”, serta potret gambar Haniyeh bertuliskan “selamat bagimu Haniyeh”.
“Darah pemimpin akan semakin membangkitkan semangat kami dalam membela Gaza, dan jarak kemenangan Palestina akan semakin dekat,”kata salah satu orator, Nurjannah.
Haniyeh tewas di ibu kota Iran, Teheran, pada Rabu (31/7). Haniyeh dibunuh dengan bom yang diledakkan dari jarak jauh.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen
Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis Resmi Bergabung Kubu Jokowi, Menurut TPUA