Setelah itu, Mahfud langsung masuk dalam inti pidatonya. Ia menyebut Indonesia adalah negara demokrasi. Menurutnya, hanya sedikit negara yang tidak menerapkan demokrasi.
"Demokrasi jadi sistem bernegara yang dianut hampir seluruh negara modern di dunia. Jumlah negara yang tidak menerapkan demokrasi hanya dapat dihitung jari," ucap dia.
"Penyebaran demokrasi tidak terjadi begitu saja tapi seiring perkembangan kehidupan umat manusia dan organisasi negara," tambah dia.
Lebih jauh, eks Ketua MK ini mengatakan dalam dinamika sejarah, demokrasi terbukti dan dipandang menjadi sistem yang paling mungkin berjalan dan bekerja dengan baik. Negara sebagai organisasi kekuasaan bertujuan melindungi menghormati dan memajukan HAM.
"Serta dapat mencapai tujuan kemajuan dan kesejahteraan sesuai aspirasi warga serta mampu membatasi kekuasaan untuk meminimaliasi penyalahgunaan kekuasaan atau abuse of power," tutur dia.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen
Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis Resmi Bergabung Kubu Jokowi, Menurut TPUA