GELORA.ME -Bakal calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto tampak berhati-hati dalam memasang baliho. Di lokasi tertentu, Prabowo tidak menampilkan wajah Presiden Joko Widodo di dalam baliho.
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin melihat ini sebagai strategi untuk bisa menguasai wilayah-wilayah yang pro-Jokowi dan anti-Jokowi.
Artikel Terkait
KPK Finalisasi Kerugian Negara Kasus Korupsi Kuota Haji 2024, Yaqut-Gus Alex Tersangka
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Keadilan Restoratif Terjungkirbalik, Kata Aktivis
Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden: Alasan, Dampak, dan Analisis Lengkap
SP3 Eggi Sudjana Bermasalah Hukum: Pengamat Soroti Pelanggaran KUHAP & Restorative Justice