"Ini harus menjadi perhatian serius oleh PDIP, karena Kaesang bisa jadi pendahuluan, yang tidak menutup kemungkinan akan diikuti oleh Gibran, Bobby bahkan Jokowi, yang pada akhirnya meninggalkan PDIP," katanya.
Hal tersebut, kata Saiful, sangat mungkin terjadi. Terlebih jika Jokowi kurang sreg dengan pilihan PDIP memajukan Ganjar Pranowo dan memiliki keinginan mendukung Prabowo sebagai bacapres pada Pilpres 2024 semakin besar.
"Dengan bergabungnya Kaesang menjadi Ketum PSI, maka harus menjadi perhatian serius bagi PDIP, sangat mungkin pada akhirnya justru akan diikuti oleh kader-kader lain yang mulai gerah dengan arahan-arahan dari petinggi PDIP," pungkas Saiful
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
KPK Finalisasi Kerugian Negara Kasus Korupsi Kuota Haji 2024, Yaqut-Gus Alex Tersangka
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Keadilan Restoratif Terjungkirbalik, Kata Aktivis
Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden: Alasan, Dampak, dan Analisis Lengkap
SP3 Eggi Sudjana Bermasalah Hukum: Pengamat Soroti Pelanggaran KUHAP & Restorative Justice