GELORA.ME -Bakal calon presiden (Bacapres) PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo dianggap melakukan kampanye terselubung dan mempolitisasi agama karena muncul dalam tayangan azan Magrib di stasiun televisi swasta.
"Kalau dilihat dari azan yang disiarkan di RCTI, di mana GP (Ganjar Pranowo) dimunculkan itu jelas kampanye tersembunyi," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/9).
Artikel Terkait
KPK Ungkap Travel Haji Masih Ragu Kembalikan Uang Korupsi Kuota, Baru Rp100 Miliar Disetor
Roy Suryo Bongkar Klaim Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Atas Nama TPUA
Rizki Abdul Rahman Wahid: Profil, Kaitan PMII, dan Relawan Gibran Pelapor Pandji
Agus Pambagio Sebut DNA Pegawai Pajak Rampok, Usul Hukuman Mati untuk Koruptor