Jhon menyebut bahwa koalisi yang sedang dibangun atau pernah dibangun dua partai ini kemungkinan besar memang dirikan dengan niatan yang tak mengedepankan kepentingan rakyat dari Indonesia.
Ia menyebutkan meski tak eksplisit, masyarakat bisa menilai sendiri bagaimana sikap kedua partai dalam menghadapi dinamika politik dari peristiwa ini.
"Saling serang secara frontal adalah bukti bahwa koalisi perlubahan memang didirikan dengan niat buruk.
Pada akhirnya rakyatlah yang menilai, bagaimana sebuah Partai Politik layak dipercaya atau tidak" jelasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Dugaan Korupsi Sawit Rp 450 Triliun Terungkap
Said Didu Ungkap Prabowo Sepakat Rebut Kedaulatan dari Oligarki, Geng Solo Ditarget
Strategi Dinasti Politik Jokowi: Dukungan ke PSI & Peta Gibran di Pilpres 2029
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim?