Hensat lalu menjelaskan mengenai gelombang perubahan yang muncul di tengah masyarakat. Ia mengatakan, gelombang perubahan sejatinya berasal dari rakyat itu sendiri.
“Kemudian gelombang harapan perubahan itu ditangkap Nasdem, Demokrat, dan PKS. Dan rakyat menitipkan lokomotif gerakan perubahan pada sosok Anies Baswedan," lanjut Hensat.
Di sisi lain, Hensat yang juga jurubicara Anies Baswedan ini menghormati setiap keputusan yang akan diambil Demokrat berkaitan posisinya sebagai bagian koalisi.
Mengingat konstelasi politik saat ini terbilang masih cair sehingga berbagai dinamika masih dapat terjadi.
“Rakyat tentu menghormati kondisi setiap partai politik, khususnya sikap yang akan diambil Demokrat. Namun yang perlu diingat, di pundak mereka sudah ada harapan rakyat, sekarang terserah demokrat saja," tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Dugaan Korupsi Sawit Rp 450 Triliun Terungkap
Said Didu Ungkap Prabowo Sepakat Rebut Kedaulatan dari Oligarki, Geng Solo Ditarget
Strategi Dinasti Politik Jokowi: Dukungan ke PSI & Peta Gibran di Pilpres 2029
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim?