“Jangan sampai pemberitaan dipenuhi dengan narasi negatif, yang membingungkan publik,sehingga tidak akan ada tokoh atau pihak yang terprovokasi dengan kabar yang belum terverifikasi,” jelas Wakil Ketua DPR RI tersebut.
“Sebagian Media massa yang memuat narasi yang kurang pas tersebut selayaknya harus terus mengedukasi publik dalam memperoleh informasi,” jelasnya lagi.
Dia menambahkan narasi negatif dan fakta yang tidak belum terverifikasi, dengan isu politik identitas, tidak hanya dapat merusak nama Prabowo dari segi elektabilitas, tetapi juga mengancam Pemilu damai.
“Lebih dari itu, negara juga dapat dirugikan secara dampak stabilitas. Partai Gerindra tetap teguh pada pendirian untuk menjalani tahapan pemilu dengan penuh kedamaian, kegembiraan dan kesejukan,” tutupnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Agus Pambagio Sebut DNA Pegawai Pajak Rampok, Usul Hukuman Mati untuk Koruptor
KPK Ungkap Konstruksi Korupsi Kuota Haji: Dari Pertemuan Jokowi-MBS hingga Pembagian 50:50
Eggi Sudjana Akui Keaslian Ijazah Jokowi? Ini Klarifikasi Peradi Bersatu
Analisis MAKI: Alasan KPK Jerat Gus Yaqut Pasal Perkaya Diri, Bukan Suap