Atas dasar itu, Kamhar menyarankan agar Presiden Jokowi menertibkan para relawannya agar tidak sensitif hingga menempuh jalur hukum hanya gara-gara dikritik.
“Lagipula kritik yang selama ini disampaikan Rocky Gerung masih dalam batasan wajar pada koridor demokrasi dan akademis sebagai penjaga akal sehat publik dan keseimbangan di masyarakat,” pungkasnya.
Rocky Gerung dilaporkan sejumlah relawan Jokowi buntut pernyataan kritik terhadap Presiden Jokowi. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Rocky Gerung menyebut Presiden Jokowi dengan istilah “bajingan yang tolol”.
Hal itu disampaikan saat mengomentari langkah politik presiden yang ingin mempertahankan legacy dengan bermanuver ke China untuk menawarkan proyek Ibukota Nusantara (IKN).
"Dia (Jokowi) masih ke China nawarin IKN. Masih mondar-mandir dari ke koalisi ke koalisi lain, cari kejelasan nasibnya. Dia pikirin nasibnya sendiri. Itu bajingan yang tolol," tegas Rocky Gerung.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Ferdinand Hutahaean Tantang KPK Panggil Jokowi: Analisis Kasus Korupsi Kuota Haji
Kasus Ijazah Palsu Jokowi: Laboratorium Hukum Nasional Menurut Susno Duadji
Menhan Sjafrie Lantik 12 Tenaga Ahli DPN, Termasuk Sabrang Letto dan Anak Hotman Paris
Kurnia Nangis Merasa Dikhianati Eggi Sudjana Pilih Damai dengan Jokowi: Kronologi Lengkap