"Postur tubuh korban memang agak gemuk, jadi tidak kelihatan sedang hamil. Keluarganya juga tidak tahu," kata Yogie. Teman-teman yang mendampinginya selama ini pun mengaku tidak menyadari bahwa korban sedang mengandung.
Pelaku Pemerkosaan Adalah Paman Sendiri
Setelah kejadian, keluarga korban yang tidak terima kemudian melaporkan kasus ini kepada polisi. Investigasi yang dilakukan oleh Polres Pesisir Selatan membuahkan hasil yang mengejutkan. Pelaku kejahatan seksual yang menghamili siswi tersebut ternyata adalah pamannya sendiri, seorang pria berinisial PRK (32).
Lebih tragis lagi, korban tidak berani melaporkan atau bercerita kepada siapapun karena mendapat ancaman pembunuhan dari pelaku. "Korban diancam akan dibunuh kalau tidak mau melakukannya," tegas Yogie.
Pemerkosaan Berulang Sejak Awal Tahun
Berdasarkan pengakuan korban, tindakan pemerkosaan oleh sang paman ini telah terjadi berulang kali. Kekerasan seksual ini bahkan sudah berlangsung sejak Januari 2025. Lokasi kejadian pemerkosaan seringkali terjadi di rumah orang tua korban sendiri.
Pelaku, PRK, berhasil diamankan oleh pihak kepolisian pada hari yang sama dengan peristiwa persalinan di sekolah. Saat ini pelaku telah ditahan di Polres Pesisir Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan dan pendidikan seksual di lingkungan keluarga serta perlunya mekanisme perlindungan yang lebih baik bagi anak-anak dari potensi kekerasan seksual, termasuk dari orang terdekat.
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi TKA China Aniaya Pekerja Lokal & Respons Polisi
Longsor Cisarua Bandung: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas