Menkeu Purbaya Geram: Perusahaan Baja China Diduga Kelabui Pajak, Sebut Indonesia Bangsa Tempe

- Jumat, 23 Januari 2026 | 00:25 WIB
Menkeu Purbaya Geram: Perusahaan Baja China Diduga Kelabui Pajak, Sebut Indonesia Bangsa Tempe

Menkeu Purbaya Geram, Perusahaan Baja China Kelabui Pajak Puluhan Tahun: "Kita Dianggap Bangsa Tempe!"

Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kekesalan yang mendalam. Pemerintah Indonesia dinilai diremehkan oleh perusahaan baja asal China yang diduga telah mengemplang pajak di Tanah Air selama bertahun-tahun.

"Ini sudah terbukti puluhan tahun. Kita dihina dan disepelekan seperti itu. Bagaimana perusahaan asing bisa beroperasi seperti itu? Mereka menganggap bangsa kita bangsa tempe. Bangsa yang bisa dikendalikan dengan uang begitu saja," tegas Purbaya di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Fokus pada Dua Perusahaan Besar

Dari sekitar 40 perusahaan asal China yang diduga tidak patuh pajak, pemerintah kini memfokuskan investigasi pada dua perusahaan besar. Meski identitasnya belum diungkap, Purbaya menegaskan perusahaan-perusahaan ini telah lama beroperasi dan diam-diam menguasai pasar domestik.

"Mereka diam-diam bermain di sini dan menguasai pasar domestik. Akibatnya, perusahaan baja domestik yang taat bayar pajak justru terancam dan banyak yang tutup. Masa ini mau kita biarkan? Ini ancaman serius," ujarnya.

Halaman:

Komentar