"Kita tidak boleh berpikir secara ofensif, baik itu terhadap negara tetangga maupun negara di kawasan regional, dan juga global," jelasnya.
Rapim 2026 Fokus pada Pengembangan Sistem Pertahanan
Rapat Pimpinan Kemhan dan TNI 2026 mengusung tema “Pengembangan Sistem Pertahanan Negara Menjaga dan Mengendalikan Kedaulatan NKRI”. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan kebijakan, strategi, serta anggaran pertahanan Tahun Anggaran 2026.
Sjafrie juga menegaskan bahwa penyelenggaraan pertahanan negara berlandaskan pada amanat Pembukaan UUD 1945, yaitu kewajiban negara untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
Sishankamrata sebagai Kekuatan Utuh TNI dan Rakyat
Dalam paparannya, Menhan Sjafrie juga menyoroti peran Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Menurutnya, Sishankamrata merupakan satu kekuatan yang utuh, mencakup TNI dan rakyat, dalam upaya pertahanan negara.
Dengan langkah ini, Kemhan dan TNI berkomitmen untuk terus memperkuat postur dan kemampuan pertahanan Indonesia dalam menghadapi segala bentuk tantangan di masa depan.
Artikel Terkait
Oknum Polisi Bengkalis Ditangkap Saat Pesta Narkoba di Hotel: Fakta & Kronologi Lengkap
Gaji Pegawai SPPG Lebih Tinggi dari Guru Honorer? Legislator Soroti Kesenjangan yang Menyolok
Uang Rp2,6 Miliar dalam Karung: KPK Ungkap Modus Pemerasan Bupati Pati untuk Jabatan Desa
Roy Suryo Klaim Tersangka Kasus Ijazah Jokowi adalah Pelanggaran HAM Berat