Data Pengerahan Personel dan Alutsista untuk Tangani Bencana
Presiden Prabowo membantah keras anggapan bahwa negara absen dalam penanganan bencana. Ia memaparkan data lengkap pengerahan sumber daya yang masif oleh pemerintah.
Lebih dari 50.000 personel gabungan TNI dan Polri telah diterjunkan ke wilayah-wilayah terdampak. Untuk mendukung logistik dan evakuasi, pemerintah juga mengerahkan lebih dari 60 helikopter dan belasan pesawat.
"Kalau dibilang negara tidak hadir, ya kita waspada saja dengan unsur-unsur yang punya agenda lain," ucap Prabowo.
Rencana Pemulihan: Satgas Khusus dan Pembangunan 2.000 Hunian Tetap
Dalam sidang kabinet tersebut, Presiden juga mengumumkan rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Tugas satgas ini adalah untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Pemerintah telah menargetkan pembangunan segera 2.000 unit hunian tetap bagi warga yang rumahnya terdampak bencana.
"Mungkin mulai Minggu ini kita sudah mulai membangun 2.000 rumah, dan kemungkinan ini bisa langsung jadi rumah tetap," kata Prabowo.
Untuk memperlancar proses pembangunan, Presiden menginstruksikan agar memanfaatkan lahan milik negara, termasuk aset PTPN dan area konsesi hutan jika diperlukan.
Artikel Terkait
Teman Kuliah Jokowi di UGM Bantah Ijazah Palsu: Roy Suryo Mengada-ada, Ini Faktanya
Tukang Es Gabus Bohongi Dedi Mulyadi Soal Rumah, Fakta Warisan Terungkap!
Militer AS Siap Serang Iran: Pentagon Laporkan Kesiapan Penuh ke Trump, Iran Balas dengan 1.000 Drone Baru
Bappenas: Program Makan Bergizi (MBG) Lebih Mendesak daripada Lapangan Kerja, Ini Alasannya