Target: Tekan Penyimpangan dan Pungli
Melalui ancaman tegas ini, Purbaya berharap terjadi perbaikan serius di tubuh Bea Cukai. Dia menargetkan praktik penyelundupan dan pungutan liar (pungli) dapat ditekan secara signifikan.
"Jadi harusnya ke depan penyelundupan, permainan HS Code akan berkurang secara signifikan," harapnya.
Respons dan Komitmen Perbaikan dari Dirjen Bea Cukai
Menanggapi ultimatum tersebut, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, memastikan pihaknya akan melakukan perbaikan menyeluruh. Komitmen perbaikan mencakup aspek budaya kerja, peningkatan kinerja, hingga pengawasan di pelabuhan dan bandara.
"Apa yang menjadi sejarah kelam tahun 85-95 itu, kita tidak ingin itu terjadi atau pun diulangi oleh bea cukai. Bea cukai harus berbenah diri untuk menghilangkan image negatif," tegas Djaka di Kantor Bea Cukai Kanwil Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Dengan ultimatum satu tahun ini, tekanan untuk melakukan transformasi dan reformasi di lingkungan Bea Cukai semakin besar. Masyarakat dan dunia usaha menanti perbaikan kinerja dan tata kelola instansi yang vital bagi penerimaan negara dan pengawasan perdagangan ini.
Artikel Terkait
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Roket Rusia & China di Venezuela
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran dalam 1-2 Hari: AS Kerahkan Pesawat Tempur, UEA Tolak
Kemajuan ICBM dan Produksi Nuklir Korea Utara: Ancaman Global yang Makin Nyata
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya sebagai Saksi Kasus Ijazah Jokowi: Fakta dan Kronologi