Desakan Mundur Gus Yahya Diduga Kuat Terkait Isu Aliran Dana di PBNU
Hasil risalah rapat harian Syuriah Nahdlatul Ulama (NU) yang berisi desakan agar Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mengundurkan diri menimbulkan berbagai spekulasi politik di kalangan publik.
Menurut Pengamat Politik dari Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS), Adib Miftahul, dinamika internal ini diduga kuat tidak dapat dilepaskan dari persoalan aliran dana besar yang mungkin mengalir di dalam tubuh PBNU. Poin dalam keputusan rapat Syuriyah PBNU sendiri menyebutkan adanya indikasi pelanggaran tata kelola keuangan yang dinilai bertentangan dengan hukum syara’, peraturan perundang-undangan, serta Anggaran Rumah Tangga NU.
"Sebagai catatan, jangan-jangan Syuriah mulai mengetahui ada aliran dana di PBNU yang luar biasa besar?” ujar Adib seperti dikutip dari RMOL, Sabtu, 22 November 2025.
Adib menjelaskan bahwa besarnya sumber daya dan kekuasaan di lingkup PBNU membuat jabatan strategis di organisasi tersebut menjadi sangat menggiurkan. Hal ini, menurutnya, membuat PBNU hampir mirip dengan partai politik yang terlibat dalam persaingan kekuasaan.
Artikel Terkait
Rusia Klaim Tembak Jatuh Jet F-16 Ukraina Pakai Rudal S-300: Fakta dan Analisis
Meteo MSN: Cek Cuaca Akurat & Real-Time Hari Ini (Panduan Lengkap)
Java FX: Platform Trading Forex Terpercaya dengan Edukasi & Teknologi MT5
AS Perintahkan Warga Negara Segera Tinggalkan Venezuela: Penyebab & Peringatan Keamanan Terbaru