Masjid kontemporer seringkali menunjukkan wajah yang berbeda:
- Arsitektur megah dengan fasilitas mewah
- Pintu terkunci setelah waktu salat
- Eksklusivitas dalam pengelolaan
- Keterbatasan akses bagi kalangan tertentu
Fenomena ini bertolak belakang dengan semangat kebersamaan dalam pembangunan masjid yang biasanya melibatkan sumbangan berbagai kalangan masyarakat.
Revitalisasi Peran Masjid
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengembalikan fungsi masjid antara lain:
- Meningkatkan keterbukaan akses
- Mengembangkan program kemasyarakatan
- Melatih pengurus dengan pendekatan humanis
- Menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat
Pelajaran dari Tragedi Sibolga
Peristiwa di Sibolga mengingatkan kita bahwa masjid seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua orang. Nilai-nilai rahmatan lil 'alamin perlu diwujudkan dalam praktik pengelolaan masjid sehari-hari.
Ke depan, diharapkan masjid dapat kembali menjadi tempat yang menyambut setiap orang dengan keramahan dan kasih sayang, sebagaimana teladan yang telah ditunjukkan Rasulullah.
Artikel Terkait
Surat Bunuh Diri Anak SD di NTT: Dampak Kemiskinan dan Tanggung Jawab Negara
Ancaman Militer AS ke Iran: Mengapa Diplomasi Paksaan Selalu Gagal?
Saif al-Islam Gaddafi Tewas Ditembak: Kronologi, Profil, dan Dampak Politiknya
Izin SMA Siger Bandar Lampung Ditolak, Siswa Diimbau Pindah Sekolah