"Banyak barang thrifting yang harganya mahal karena penentuan harganya bebas tanpa aturan," ujar Maman menekankan potensi produk lokal yang lebih terjamin kualitas dan harganya.
Digitalisasi UMKM Melalui Sistem Sapa UMKM
Selain program substitusi thrifting, Presiden Prabowo juga memerintahkan percepatan realisasi sistem satu data terintegrasi "Sapa UMKM". Sistem ini akan melayani 57 juta pelaku UMKM di Indonesia melalui digitalisasi.
"Kami akan membuat sistem terintegrasi untuk pelayanan perizinan, akses pembiayaan, pemasaran produk, dan berbagai kebutuhan UMKM lainnya," jelas Maman.
Kemudahan Akses Perizinan dan Sertifikasi Halal
Arahan penting lainnya dari Presiden adalah penyederhanaan proses perizinan bagi UMKM, termasuk kemudahan dalam memperoleh sertifikasi halal. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat daya saing produk lokal di pasar domestik maupun internasional.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Jelaskan Alasan Indonesia Gabung Board of Peace, Dapat Dukungan 16 Ormas Islam
Sri Mulyani di Epstein File: Fakta, Konteks Profesional, dan Klarifikasi Lengkap
Kuasa Hukum RRT: Kasus Ijazah Jokowi Kembali ke Polda, Kemungkinan SP3 Menguat
Farhat Abbas Ungkap Eggi Sudjana Ingin Damai Soal Kasus Ijazah Jokowi: Fakta Terbaru