Ia menekankan bahwa Projo pada hakikatnya lahir karena adanya sosok Jokowi. Menurutnya, organisasi relawan itu merupakan wujud dari semangat untuk melahirkan pemimpin yang benar-benar berasal dari rakyat, yaitu Joko Widodo.
Budi Arie: Sejarah Projo adalah Sejarah Jokowi
Budi Arie lebih lanjut menjelaskan ikatan historis yang kuat antara Projo dan Jokowi. Ia menyatakan bahwa sejarah perjalanan Projo tidak dapat dipisahkan dari sejarah kepemimpinan Jokowi selama satu dekade memimpin Indonesia, dari tahun 2014 hingga 2024.
"Karena saya mendapat berita dari berbagai media kok ada bilang Projo pisah dari Bapak Jokowi. Ini luar biasa sekali framing adu dombanya," ujarnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi koreksi atas pemberitaan sebelumnya yang menyiratkan adanya perpisahan antara Projo dan Jokowi. Isu tersebut muncul setelah Budi Arie menyatakan bahwa nama Projo saat ini tidak lagi merepresentasikan dukungan kepada individu tertentu, meskipun organisasi ini dikenal luas sebagai singkatan dari Pro-Joko Widodo.
Dengan penjelasan ini, Budi Arie berharap publik dapat memahami bahwa Projo tetap menghargai dan mengakui peran serta sejarah Jokowi sebagai fondasi berdirinya organisasi relawan tersebut.
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas Serangan AS ke Israel: Analisis Risiko Perang Timur Tengah
PPATK Bongkar Ekspor Emas Ilegal Rp155 Triliun, Devisa Negara Bocor ke Luar Negeri
Klaim Dokumen Epstein: Bill Gates Tertular STD dari Gadis Rusia? Fakta & Bantahannya
Strategi Hedging Saudi: MBS Serukan Diplomasi, Menhan Dorong AS Serang Iran