Badan antirasuah telah memulai langkah hukum terkait isu ini. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengonfirmasi bahwa kasus ini telah memasuki tahap penyelidikan. Meskipun demikian, detail lebih lanjut mengenai waktu dimulainya penyidikan belum diungkap ke publik.
Mahfud MD Beberkan Dugaan Mark Up Tiga Kali Lipat
Dugaan mark up proyek Whoosh ini sebelumnya diungkap oleh mantan Menko Polhukam, Mahfud MD. Menurut penuturannya, terjadi perbedaan anggaran yang signifikan. Di China, proyek serupa hanya memakan biaya 17 juta dolar AS per kilometer, sementara di Indonesia anggarannya membengkak menjadi 52 juta dolar AS per kilometer.
Mahfud juga menanggapi permintaan KPK untuk melapor secara resmi. Melalui akun X @mohmahfudmd, ia menyatakan bahwa seharusnya aparat penegak hukum yang langsung melakukan penyelidikan atas informasi yang beredar, bukan meminta pelaporan dari sumber informasi.
Artikel Terkait
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Roket Rusia & China di Venezuela
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran dalam 1-2 Hari: AS Kerahkan Pesawat Tempur, UEA Tolak
Kemajuan ICBM dan Produksi Nuklir Korea Utara: Ancaman Global yang Makin Nyata
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya sebagai Saksi Kasus Ijazah Jokowi: Fakta dan Kronologi