GELORA.ME -Iran menyuarakan keraguan mendalam terhadap gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat dengan Israel, dan memperingatkan bahwa mereka siap merespons dengan kekuatan penuh jika terjadi serangan baru.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayjen Abdolrahim Mousavi, seperti dilaporkan Middle East Monitor pada Senin, 30 Juni 2025.
“Karena kami sangat meragukan musuh akan menepati komitmennya, termasuk gencatan senjata, kami siap memberikan respons yang keras jika terjadi lagi tindakan agresi,” tegas Mousavi dalam percakapan via telepon dengan Menteri Pertahanan Saudi, Pangeran Khalid bin Salman.
Mousavi menuding Israel dan Amerika Serikat telah melakukan serangan terhadap Iran saat Teheran tengah terlibat dalam perundingan nuklir tidak langsung dengan Washington. Ia menyatakan bahwa kedua negara tersebut telah terbukti tidak menghormati norma dan hukum internasional.
“Kedua rezim telah menunjukkan bahwa mereka tidak mematuhi aturan dan norma internasional apa pun,” ujarnya.
“Kami tidak memulai perang, tetapi kami menanggapi agresor dengan segenap kekuatan kami,” lanjut Mousavi, menegaskan posisi defensif Iran dalam konflik yang terus memanas.
Artikel Terkait
Kapolri Tantang Dicopot! DPR RI Tolak Wacana Penggabungan Polri ke Kemendagri
Kapolri Listyo Sigit: Lebih Baik Dicopot Daripada Polri di Bawah Kemendagri
Iran Siaga Tinggi Pasang Mural Ancaman untuk AS, Siap Perang Habis-habisan
Hogi Minaya Jadi Tersangka Usai Kejar Penjambret Istrinya: Kronologi & Proses Hukum Terkini