Ruas tol ini dioperasikan oleh dua badan usaha, yaitu PT Cinere Serpong Jaya (anak perusahaan dari PT Jasa Marga Persero Tbk) dan PT Translingkar Kita.
Baca Juga: Keanekaragaman Kuliner Nusantara: Mengenal Sejarah Perjuangan Wanita Minang dari Sepiring Nasi Kapau
Presiden Jokowi menyatakan bahwa total investasi untuk pembangunan ruas tol ini mencapai Rp 4 triliun, yang menjadi bagian penting dalam memperkuat jaringan struktur tol Jabodetabek.
Ruas tol ini menghubungkan beberapa ruas tol signifikan seperti Lingkar Dalam Jakarta, Tering Rota 1, dan Jakarta Tering Rad.
Jalan tol ini menjadi penghubung antara ruas Serpong Cinere dan Cinere Jagorawi.
Tol Serpong Cinere menghubungkan Tangerang Selatan dengan Kota Depok dengan total panjang 10,14 kilometer, terdiri dari dua seksi, yaitu seksi satu, Serpong - Pamulang (6,5 KM, beroperasi sejak April 2021), dan seksi dua, Pamulang - Cinere (3,6 KM).
Sedangkan, tol Cinere - Jagorawi memiliki panjang total 14,64 kilometer dengan tiga seksi, yaitu seksi 1 Cinere - Raya Bogor (3,7 KM, beroperasi sejak Februari 2012), seksi 2 Raya Bogor - Kukusan (5,5 KM, beroperasi sejak Januari 2020.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianhaluan.com
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas Serangan AS ke Israel: Analisis Risiko Perang Timur Tengah
PPATK Bongkar Ekspor Emas Ilegal Rp155 Triliun, Devisa Negara Bocor ke Luar Negeri
Klaim Dokumen Epstein: Bill Gates Tertular STD dari Gadis Rusia? Fakta & Bantahannya
Strategi Hedging Saudi: MBS Serukan Diplomasi, Menhan Dorong AS Serang Iran