"Ayah kenapa jahat, ayah, sakit aaw sakit! Ah sakit ya Allah," sambungnya.
Perempuan kerasukan Amalia itu juga mengaku dikejar ibu sambungnya itu, Mimin.
"Gak tahu (masalahnya), enggak," paparnya.
"Enggak, enggak. Mau solat ke kamar mama darah semua. Ibu Mimin ngejar," pungkasnya.
Viralnya video ini lantas berujung pada penetapan M Ramdanu alias Danu sebagai tersangka oleh polisi.
Danu yang merupakan keponakan korban, terlibat dalam pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Jalan Cagak Subang pada 18 Agustus 2021.
Danu sendiri diketahui menyerahkan diri ke Polda Jabar. Dari pengakuan Danu itu akhirnya berujung pada 4 tersangka lainnya.
Hal tersebut diungkap oleh kuasa hukum Danu yakni Achmad Taufan.
"Tanpa Danu melakukan menyerahkan diri saya yakin sampai ganti presiden nggak akan terungkap," jelasnya, Rabu (18/10).
Selama dua tahun, Danu dalam tekanan yang besar, lanjut Achmad Taufan.
"Hasil diskusi bersama keluarga dan kuasa hukum, Danu menyerahkan diri ke Polda Jabar untuk mengungkap tabir misteri kasus kematian Tuti dan Amel, " paparnya.
5 tersangka, termasuk Danu, yang dikantongi polisi tidak lain merupakan orang terdekat korban sendiri.
Mereka adalah ayah sekaligus suami korban, ibu tiri dan saudara tiri korban, hingga sepupu sekaligus ponakan korban.
Sumber: Jawapos
Artikel Terkait
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Roket Rusia & China di Venezuela
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran dalam 1-2 Hari: AS Kerahkan Pesawat Tempur, UEA Tolak
Kemajuan ICBM dan Produksi Nuklir Korea Utara: Ancaman Global yang Makin Nyata
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya sebagai Saksi Kasus Ijazah Jokowi: Fakta dan Kronologi