"Penting untuk memperdalam perencanaan perang dan pertempuran, fokus pada pelatihan militer untuk pertempuran yang sebenarnya, dan mempercepat peningkatan kapasitas kita untuk menang,” urai Xi.
"Militer harus meningkatkan kapasitas para pemimpin komite partai untuk mempersiapkan perang dan melakukan pertempuran,” imbuhnya.
Kunjungan Xi ke markas militer yang berlokasi di dekat Taiwan dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat antara Beijing dengan pulau tersebut.
China memandang Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri sebagai bagian dari wilayahnya sendiri dan telah berjanji untuk membawa pulau itu di bawah kendalinya suatu hari nanti, jika perlu dengan kekerasan.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Roket Rusia & China di Venezuela
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran dalam 1-2 Hari: AS Kerahkan Pesawat Tempur, UEA Tolak
Kemajuan ICBM dan Produksi Nuklir Korea Utara: Ancaman Global yang Makin Nyata
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya sebagai Saksi Kasus Ijazah Jokowi: Fakta dan Kronologi