Pengamat politik Adi Prayitno menyoroti penampilan Jokowi ini sebagai sebuah bentuk pembuktian diri di kancah global. Menurutnya, Jokowi ingin menunjukkan kemampuan berbahasa Inggrisnya yang selama ini kerap menjadi bahan perbincangan.
"Selama menjadi presiden, Jokowi sering mendapat sorotan terkait penampilannya di forum internasional, termasuk kemampuan berbahasa Inggrisnya. Keikutsertaannya dalam forum Bloomberg New Economy ini bisa menjadi ajang pembuktian bahwa ia mampu tampil setara dengan pemimpin dunia lainnya," ujar Adi Prayitno.
Adi menambahkan bahwa meski telah lengser dari jabatannya, setiap langkah dan penampilan Jokowi di publik tetap menjadi perhatian dan sering memicu perdebatan.
Dengan ditunjuknya Jokowi dalam dewan penasihat ini, diharapkan dapat membawa perspektif baru dari Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Travel Haji Masih Ragu Kembalikan Uang Korupsi Kuota, Baru Rp100 Miliar Disetor
Roy Suryo Bongkar Klaim Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Atas Nama TPUA
Rizki Abdul Rahman Wahid: Profil, Kaitan PMII, dan Relawan Gibran Pelapor Pandji
Agus Pambagio Sebut DNA Pegawai Pajak Rampok, Usul Hukuman Mati untuk Koruptor