Isu kesehatan Jokowi ini juga diprotes oleh pegiat media sosial, Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa. Menurutnya, kondisi Jokowi seolah bergantung pada agenda politik. Jika ada agenda yang menguntungkan, ia sehat, namun jika tidak menguntungkan, tiba-tiba sakit.
"Makanya dokter Tifa yakin Jokowi tak akan hadir di pengadilan karena sakit. Istilahnya, alergi pengadilan," kata Erizal menambahkan.
Politik dan Kesehatan Menurut Analisis Pengamat
Erizal menyimpulkan bahwa begitulah gaya berpolitik Jokowi. Bahkan kondisi sakit pun bisa menjadi bahan untuk dipolitisasi.
"Bisa jadi nanti orang tak percaya kalau Jokowi benar-benar sakit. Sakit atau sehat tergantung apa yang sedang dihadapi," pungkas Erizal.
Kejadian ini menyoroti betapa isu kesehatan dapat menjadi alat politik yang mempengaruhi persepsi publik terhadap seorang figur politik.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Travel Haji Masih Ragu Kembalikan Uang Korupsi Kuota, Baru Rp100 Miliar Disetor
Roy Suryo Bongkar Klaim Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Atas Nama TPUA
Rizki Abdul Rahman Wahid: Profil, Kaitan PMII, dan Relawan Gibran Pelapor Pandji
Agus Pambagio Sebut DNA Pegawai Pajak Rampok, Usul Hukuman Mati untuk Koruptor