Dan berdasarkan penilaiannya, motif pertama paling mengkhawatirkan karena berat untuk mengatasinya, seperti yang terjadi di pemerintahan Saudi Arabia beberapa waktu lalu.
"Karena kalau yang nyerang negara, berat. Kayak beberapa bulan lalu, pemerintah Saudi Arabia diserang oleh hacker-hacker Iran. Karena negara actor-nya. Itu berat," ucap Ketua relawan Projo itu.
Lebih lanjut, dirinya berjanji akan menyelesaikan proses pemulihan secepatnya. "Karena dari tahap yang sudah kita lakukan paling tidak identifikasi, deteksi, proteksi, juga kami lakukan terhadap PDNS 1, ini juga kami terus lakukan pemulihan salam waktu yang segera dan secepatnya," kata dia.
Sumber: wartaekonomi
Artikel Terkait
Target PSI di Jawa Tengah 2029 Dinilai Mimpi, Ini Analisis Pengamat
KPK Ungkap Travel Haji Masih Ragu Kembalikan Uang Korupsi Kuota, Baru Rp100 Miliar Disetor
Roy Suryo Bongkar Klaim Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Atas Nama TPUA
Rizki Abdul Rahman Wahid: Profil, Kaitan PMII, dan Relawan Gibran Pelapor Pandji