GELORA.ME -Elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, berpotensi terus menanjak jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Penyebabnya disinyalir karena kinerja buruk lawan politiknya di pemerintahan, yakni bakal calon presiden (Bacapres) PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.
"Persepsi Prabowo akan dapat terus naik, ketika Ganjar tidak lagi menjabat Gubernur Jawa Tengah," ujar pengamat politik Citra Institute, Efriza, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (15/8).
Dia menjelaskan, elektabilitas Prabowo yang terus menanjak dalam hasil riset lembaga survei akan terus berkembang, karena beberapa di antaranya belum memasukkan indikator kinerja.
Menurut Efriza, posisi Prabowo akan semakin dinilai baik oleh publik, lantaran Ganjar dan Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, tak lagi menjabat di pemerintahan bahkan menyisakan catatan buruk dalam kinerjanya.
Artikel Terkait
Target PSI di Jawa Tengah 2029 Dinilai Mimpi, Ini Analisis Pengamat
KPK Ungkap Travel Haji Masih Ragu Kembalikan Uang Korupsi Kuota, Baru Rp100 Miliar Disetor
Roy Suryo Bongkar Klaim Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Atas Nama TPUA
Rizki Abdul Rahman Wahid: Profil, Kaitan PMII, dan Relawan Gibran Pelapor Pandji